SRIWIJAYA FC

Persibat Krisis, Harusnya SFC Bisa Menang Dengan Mudah

Sibernas.com, Palembang-Sriwijaya FC (SFC) punya keuntungan besar saat berhadapan dengan Persibat Batang pada pekan keenam Liga 2 2019 di Stadion Moh Sarengat, Kabupaten Batang, Kamis (18/7/2019) pukul 15.30 WIB.

Maklum saja, tuan rumah dalam kondisi krisis usai menelan empat kekalahan secara beruntun. Buntutnya, Pelatih Persibat Batang Freddy Muli mengundurkan diri dari kursi kepelatihan.

Kekalahan terakhir yang dialami Persibat saat takluk 2-0 dari tuan rumah Perserang Serang pada pekan kelima Liga 2 2019 di Stadion Maulana Yusuf, Kota Serang, Sabtu (13/7/19) sore.

Sebelumnya, Persibat kalah telak 0-4 dari dua lawan berbeda. Pertama dari Persita Tangerang di Banten dan takluk di kandang Bandung United. Ditambah kekalahan 0-1 dari PSMS Medan saat laga pekan kedua di Stadion Moch Sarengat, Batang. Ini menjadikan Persibat harus kebobolan sebelas gol dari empat laga terakhir yang dijalani. Persibat hanya satu kali menang dengan skor 1-0 melawan Persiraja Banda Aceh di pekan pertama.

Lihat Juga :  Ungkap Alasan Mundur, Alex Pilih Istirahat di Rumah
Spanduk yang dibentangkan suporter Persibat Batang.

Kekalahan tersebut semakin membenamkan Laskar Benteng Alas Roban di zona degradasi wilayah Barat. Pada klasemen sementara wilayah Barat, Arif Budiono dan kawan kawan kini menghuni posisi ke-10 alias tiga terbawah dengan tiga poin.

Selain itu, tekanan juga hadir dari penggemar Persibat Batang usai tim kebanggaannya menelan kekalahan beruntun. Kekecewaan itu pula yang melatarbelakangi adanya aksi pemasangan spanduk di Mess Persibat Batang, usai kekalahan Persibat atas Blitar United, Minggu (7/7/2019) malam. Bahkan, aksi tersebut sudah cukup viral di media sosial Whats App maupun Facebook.

Dalam spanduk yang dibentangkan di beberapa lembar kain putih itu, para suporter mendesak adanya evaluasi total dalam tubuh Persibat musim ini. Para suporter dari Roban Mania dan Brigata Ultras Roban (BUR) itu berharap, Persibat tidak terlena dan bisa kembali bersemangat untuk bertahan di Liga 2, khususnya bisa tembus hingga babak delapan besar.

Lihat Juga :  Tinggalkan SFC, Alexander Pindah ke PS Sleman

Lalu apa tanggapan Pelatih SFC Kas Hartadi terkait kondisi Persibat? Menurut dia, kondisi yang dialami tim lawan secara psikologis memberikan keuntungan bagi SFC, namun Laskar Wong Kito tetap tidak boleh meremehkan kekuatan lawan.

“Secara psikologis kita diuntungkan dengan kondisi tim Persibat, namun tidak jadi jaminan kita bisa menang mudah melawan Persibat. Bisa jadi, hasil buruk itu justru menambah motivasi pemain Persibat. Makanya, pemain tidak boleh meremehkan lawan, tetap kerja keras untuk meraih tiga poin,” tegas Kas Hartadi, Selasa (16/7/2019).

Kas mengaku buta tentang kekuatan lawan, dan juga tidak mengenal karakter permainan Persibat.

“Saya tidak kenal dengan pemain Persibat, juga gaya permainan mereka. Saya sudah cari di youtube, tapi hanya sepengal-sepengal, jadi tidak ada yang bisa digambarkan secara detail. Fokus saya adalah membenahi kekurangan SFC, dan tidak mau terpengaruh dengan kondisi tim lawan,” pungkas arsitek asal Solo itu.

Reporter/Editor : Zahid Blandino

Tags

BERITA TERKINI

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close