SRIWIJAYA FC
Trending

Cerita Rahmat Juliandri, dari Basket, Hingga Dipaksa Main Bola

Sibernas.com, Palembang-Penampilan Rahmat Juliandri, mulai menyita perhatian publik setelah tampil memukau saat diturunkan melawan PSCS Cilacap, Minggu (7/7/2019). Hasilnya tidak mengecewakan, karena Sriwijaya FC (SFC) mampu menang dengan skor 2-0.

Sebelum memutuskan terjun ke dunia sepakbola profesional, pemain kelahiran Muaraenim ini, lebih menyukai olahraga basket. Bahkan, keputusan menekuni olahraga si kulit bundar juga karena sebuah paksaan.

“Awalnya saya suka basket, namun berhubung kakak suka sepakbola, jadi dipaksa main bola. Lalu saya ke Palembang ikut tes di Sekolah Olahraga Negeri Sriwijaya (SONS), dan Alhamdulillah diterima,” cerita Rahmat Juliandri.

“Di SONS saya satu angkatan dengan Hafit Ibrahim, di atas saya ada Rizsky Dwi Ramadhana dan Jeki Arisandi yang kini bermain untuk Persita Tangerang. Kemudian di bawah saya ada Ichsan Kurniawan yang kini membela Borneo FC,” tambah pemilik nama lengkap Rahmat Rizal Juliandri.

Lihat Juga :  Nahkodai Persibat, Bona Langsung Fokus Hadapi SFC

Setelah tamat SONS, dia ikut SFC U-21 di tahun 2011 dan musim selanjutnya membela SFC U-19. Kemudian merantau ke Divisi Utama dan bermain untuk Persires selama tiga musim. Setelahnya, tahun 2016 kembali ke Palembang untuk membela Sumatera Selatan (Sumsel) di ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) dan mendapat peringkat keempat.

“Selanjutnya saya merantau ke Persebaya dan dikontrak 2 musim, tapi semusim dipinjamkan ke Semeru,” beber alumni SD 11 Muaraenim tersebut.

Rahmat mengaku bangga bisa memperkuat SFC yang merupakan tim kebangaannya sejak masih kecil. Terlebih lagi, dia kini, dapat bermain dengan idola masa kecil, Amrizal, yang kini menjadi kapten Laskar Wong Kito.

“Saya idolakan Amrizal sejak masih SMP, dan saya tidak menyangka sekarang bisa main bareng idola saya. Kenapa saya suka Amrizal, karena dia mainnya keras tapi santai,” tegas Rahmat yang juga mengidolkan bek Real Madrid Sergio Ramos.

Lihat Juga :  Akhir Bulan Ini, Hilton Buka Negosiasi Dengan Klub Liga 1

Terkait posisi di skuad SFC, kata dia, kesempatan itu tergantung pelatih. Tapi, jika diberikan kesempatan akan dia balas dengan hasil yang maksimal.

“Kalau target utama saya adalah membantu SFC kembali ke Liga 1 musim depan,” pungkas Rahmat yang bersekolah di SMPN 1 Muaraenim.

Reporter/Editor : Zahid Blandino

Tags

BERITA TERKINI

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close