OLAHRAGA

PBVSI Sumsel Bibitkan 300 Wasit dan Pelatih

Sibernas.com, Musirawas-Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) Sumatera Selatan (Sumsel) membidik atlet voli pemula di seluruh kabupaten dan kota di Sumsel. Langkah ini sebagai upaya pengkaderan atlet secara berkesenimbungan.

Salah satu langkah yang dilakukan dengan penataran lisensi daerah di Gedung Diklat Musirawas, pada 24 Juni hingga 9 Juli dengan materi uji teori dan praktik. Kegiatan ini diikuti sebanyak 300 wasit dan pelatih di Kabupaten Musirawas.

Ketua Umum Pengprov PBVSI Sumsel Bobby Rizaldi melalui Ketua Harian Pengprov PBVSI Sumsel Faisol Dulhai mengatakan, kegiatan penataran ini untuk mencari atlet pemula, serta membina kualitas dan kuantitas wasit dan pelatih.

“Kita sangat apresiasi dengan Musirawas yang telah menggelar ini dan diikuti oleh perwakilan dari seluruh desa baik wasit maupun pelatih,” ujar Ketua Harian Pengprov PBVSI Sumsel Faisol Dulhai saat penutupan penataran, Selasa (9/7/2019).

Dikatakan Faisol, dengan adanya penataran ini diharapkan meningkatkan kualitas SDM pelatih dan wasit dalam menciptakan atlet voli di level daerah hingga nasional.

“Sehingga nanti tidak buat aturan sendiri baik saat melatih maupun kompetisi karena acuannya harus dari FIVB atau Federation International de Volley Ball,” tegasnya.

Dari 300 peserta tersebut, mereka mengikuti penataran dan pelatihan di level pemula atau level provinsi. Sehingga mereka yang mengikuti penataran ini sudah bisa menjadi pelatih dan juga wasit di Muratara.

“Jadi levelnya provinsi karena tidak bisa langsung ambil lisensi nasional karena harus bertahap,” urainya.

Jika sudah mengambil lisensi provinsi, maka pelatih dan wasit bisa mengambil level yang lebih tinggi lagi yakni level nasional baik nanti digelar oleh PBVSI pusat atau pun PBVSI provinsi bekerja sama dengan PBVSI pusat nantinya.

“Kita berharap ini juga diikuti oleh kabupaten/kota lain yang belum menggelar penataran, agar SDM wasit dan pelatih merata dan tersebar di seluruh kabupaten dan kota di Sumsel,” harapnya.

Menurut Faisol, peningkatan kualitas dan kuantitas SDM baik wasit dan pelatih di kabupaten/kota sangat penting.

“Apalagi menjelang Kejurprov, Porwil, Porprov dan kejuaran-kejuaraan lain baik single event maupun multievent,” pungkasnya.

Reporter/Editor : Zahid Blandino

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.