OLAHRAGA

Tiket Festival Minim Fasilitas, Penonton Nekat Panjat Pohon

SIBERNAS.com, PALEMBANG-Penyelenggaraan MXGP yang digelar di Provinsi Sumaterq Selatan (Sumsel) bisa dinyatakan sukses, karena antusias masyarakat yang ingin menonton atau menyaksikan pergelaran tersebut. Namun, sayangnya banyak masyarakat yang mengeluhkan fasilitas untuk tiket festival MXGP.

Penonton merasa dengan harga jual tiket festival, tidak berbanding lurus dengan fasilitas yang didapat. Tiket festival yang dijual dengan harga Rp 110.000 per tiketnya hanya untuk masuk ke kawasan sirkuit. Untuk menonton, tiket festival ini tidak disediakan kursi atau tribun penonton. Untuk melihat pertandingan juga sangat sulit, karena tertutup papan iklan di dalam sirkuit.

“Harganya 110 ribu rupiah, ini beli satu keluarga 5 orang lah abis Rp550 ribu. Eh pas di lokasi dak biso nonton sepenuhnya kareno tertutup papan atau spanduk sponsor yang dipasang, ditambah lagi nontonnyo harus tegak karena dak disedioke kursi, ya capek lah dan hari la panas pulok, mano bawa anak pulok. Asli rugi nian ini,” kata Putri, salah satu warga kota Palembang.

Putri mengungkapkan, dia dan keluarga belum mengetahui jika tiket festival tidak diberikan fasilitas tempat duduk.

“Belum tau kalau beli tiket ini dak dapet tempat duduk. Gak ada yang jelasin ketika membeli tiketnya, kan seharusnya disosialisasikan atau diberitahukanlah oleh pihak panitia,” ungkapnya.

Untuk menonton MXGP secara penuh, banyak warga yang memiliki tiket festival memanjat pohon yang ada akibat tertutup papan atau dpanduk iklan dan ruang yang terbuka sedikit sehingga sudah penuh.

Salah satu warga yang memanjat pohon, Deni mengaku sengaja memanjat salah satu pohon untuk menonton secara penuh pertandingan. Ia bersama teman-temanya juga tidak mengetahui jika tiket festival yang mereka beli tidak bisa menonton pertandingan secara penuh.

“Kami sengaja karena dak biso nonton seluruh sirkuit, apo lagi cuman ado sebagian tempat yang di biso tebukak itu jugo lah dipadeti oleh penonton lain,” katanya singkat

Sementara itu, Rian, salah satu pelajar asal Palembang mengatakan bahwa dirinya tidak dapat membeli tiket promo (Tiket promo adalah tiket kelas festival yang harga normalnya dijual Rp110 ribu, namun untuk pelajar hanya dijual Rp25 ribu untuk berbagai usia) karena tidak membawa kartu pelajar, KTP atau Kartu Mahasiswa.

“Iya kami ini nggak bisa beli tiket karena lupa bawa kartu pelajar. Padahal promo baru tahu tadi malam setelah melihat di Instagram Stories Bapak Gubernur,” katanya

Lebih lanjut diungkapkan Rian, minim informasi dari panitia membuat beberapa pelajar dan mahasiswa tidak dapat membeli tiket. Bahkan panitia sempat meminta rapor, jika pelajar tersebut belum punya kartu pelajar.

“Untuk yang belum punya kartu pelajar disuruh bawa rapor. Bagaimana kami mau ambil rapor, rumah kami jauh ya,” katanya.

Reporter : Maulana
Editor : Zahid Blandino

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.