NASIONAL

Paling Lambat 1 Juli Harga Tiket Pesawat Harus Turun

SIBERNAS.com , Jakarta – Menteri Koordinator bidang Perekonomian Darmin Nasution mengatakan tarif pesawat seharusnya sudah bisa turun paling lambat 1 Juli 2019 mendatang, namun penurunan tersebut ia perkirakan  tidak terlalu dalam.

Darmin menjelaskan pemerintah masih memberikan jangka waktu bagi maskapai untuk menghitung efisiensi yang bisa dilakukan. Ia meyakini penurunan tarif tiket pesawat bukan hanya disebabkan karena eflsiensi internal maskapai, namun juga faktor lain, seperti biaya jasa kebandarudaraan hingga bahan bakar.

“Paling lambat memang 1 Juli, tapi bukan berarti semuanya akan turun. Karena kesepakatan kami saat itu (rapat koordinasi tingkat Kemenko Perekonomian) sudah diturunkan tapi tak cukup tinggi,” jelas Darmin, Selasa (25/6).

Kemudian, maskapai juga dipersilakan untuk menentukan waktu penerbangan tertentu yang memiliki tarif lebih murah dibandingkan jam-jam penerbangan yang lain. Hal yang sama juga berlaku untuk rute penerbangannya. Maskapai bebas memilih rute penerbangan apa saja yang bisa diberlakukan tarif lebih murah.

Lihat Juga :  Gelar Razia Besar-besaran Mulai Besok Hingga 14 Hari Kedepan, Polri Rinci 12 Pelanggaran yang Akan Disasar

“Penerbangan yang lainnya tetap harga normal seperti saat ini. Tapi kadang kan penerbangan yang laku keras ini pagi dan sore, jadi yang siang bisa saja dimurahkan oleh maskapai. Arahnya seperti itu,” tutur Darmin dilansir dari cnnindonesia.com

Hanya saja, ia masih belum mau menyimpulkan, apakah kenaikan harga tiket pesawat yang terjadi belakangan merupakan bentuk persaingan usaha tidak sehat. Menurut Darmin, maskapai sibuk memperebutkan pangsa pasar dalam empat tahun terakhir, sehingga kini memang saat yang tepat bagi maskapai untuk menaikkan kembali tarif penerbangan mereka.

Apalagi, ia menilai maskapai masih berdarah-darah. Kemarin, AirAsia Indonesia mengumumkan rugi Rp93,79 miliar di kuartal I 2019. Tak lupa, Lion Air pun sempat meminta penundaan pembayaran jasa kebandarudaraan di beberapa bandara.

Lihat Juga :  Gelar Razia Besar-besaran Mulai Besok Hingga 14 Hari Kedepan, Polri Rinci 12 Pelanggaran yang Akan Disasar

“Jadi memang kalau dihitung secara keekonomian, mereka sebenarnya sudah kesulitan,” jelas dia.

Pekan lalu, pemerintah menegaskan tengah mengupayakan agar tarif penerbangan berbiaya murah (Low Cost Carrier/LCC) bisa turun. Kebijakan tersebut terdiri dari efisiensi biaya penerbangan dan juga beban-beban usaha yang lain.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.