NASIONAL

Tak Disangka, Meski Rajin Olahraga Agung Hercules Idap Kanker Otak, Ade Rai Beberkan Satu Kebiasaan Buruknya

SIBERNAS.com, Jakarta – Ade Rai  mrngtakan terkahir bertemu dengan Agung Herlcules belum mendapati adanya perubahan fisik pada diri Agung, rekannya yang saat ini disebut mengidap kanker otak itu.

“Tidak pernah melihat perubahan di kondisi fisiknya,” kata Ade saat dihubungi melalui Whatsapp, Selasa (18/6/2019).

Ade mengtakan  Agung Hercules tidak pernah bercerita apa pun soal kondisi kesehatannya. Sepengetahuan Ade Rai, Agung Hercules menjalani pola hidup yang sehat.

“Rajin olahraga, namun masih merokok,” katanya.

Rencananya, Ade Rai menjenguk Agung Hercules di Bandung. Setelah hampir sepekan dirawat di rumah sakit, Agung memang telah dibawa pulang ke kediamannya.

Agung Hercules sedang berjuang melawan glioblastoma. Penyakit kanker otak stadium 4 itu pun membuat kondisi fisiknya banyak berubah jadi lebih kurus.

Lihat Juga :  Asap Semakin Pekat, 28 Penerbangan di Bandara SMB II Palembang Terpaksa Ditunda

Gejala Glioblastoma

Agung Hercules, sosok artis pria yang identik dengan tubuh kekarnya kini tengah mendapatkan perawatan karena penyakit tumor otak atau glioblastoma stadium empat.

Seperti banyak gambar yang tersebar di sosial media, Agung Hercules pun mengalami perubahan fisik, badannya kini kurus dan kepalanya botak.

Penyakit glioblastoma seperti yang dialami Agung Hercules ini merupakan jenis tumor otak yang sangat agresif di dalam otak.

Awalnya sel-sel gila tersebut tumbuh tidak terkendali sehingga membentuk tumor.

Seperti dilansir dari Healthline, jenis kanker ini beresiko besar terjadi pada pria yang berusia lebih dari 50 tahun dan kebanyakan terjasi di Asia.

Adapun gejalanya adalah rasa sakit ketika bagian otak ditekan.Kemudian sakit kepala berlebih, mual dan muntah, lemah pada satu bagian tubuh.

Lihat Juga :  Menaker Tetapkan UMP 2020 Naik 8,51 Persen

Kemudian penyakit ini juga akan menimbulkan hilang ingatan. Bermasalah ketika berbicara, lemah otot, penglihatan kabur dan kehilangan selera makan, bahkan kejang.

Perawatan untuk glioblastoma meliputi operasi pengangkatan tumor, radiasi untuk membunuh sel kanker yang tertinggal, kemoterapi dengan obat temozolomide, imunoterapi dan obat-obatan.

Editor : Handoko Suprianto

 

Tags

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close