INTERNATIONAL

Perjuangan Pemuda Palestina Panjat Tembok Tinggi untuk Shalat di Al-Aqsa

SIBERNAS.com – Sejumlah warga melihat rekannya yang nekat memanjat tembok Israel untuk melaksanakan salat Jumat pertama di bulan Ramadhan di Masjid Al-Aqsa.

Pemuda Palestina di Tepi Barat nekat memanjat tembok pemisah untuk bisa shalat Jumat di Masjid Al-Aqsa, berlokasi di Kota Tua, Yerusalem Timur.

Hal ini dilakukan setelah aparat keamanan Israel kian memperketat pengamanan antara Tepi Barat dan Yerusalem. Negara Zionis itu juga melarang semua kaum lelaki Palestina berumur di bawah 40 tahun salat Jumat di Al-Aqsa.

Meski bakal menghadapi keberingasan polisi dan tentara Israel, para pemuda Palestina ini kerap nekat melalui pos pemeriksaan atau tembok pemisah untuk mencapai masjid tersuci ketiga bagi umat Islam – setelah Masjid Al-Haram di Makkah dan Masjid Nabawi di Madinah – itu.

Lihat Juga :  Mau Makan Gratis di Restoran ini? Pengujung Cukup Bawa Meja

Israel sudah membangun tembok pemisah di Tepi Barat sejak 2002. Dinding apartheid ini direncanakan memiliki panjang lebih dari 750 kilometer. Israel beralasan proyek ini untuk mencegah warga Palestina menyerang tentara atau orang Israel.

Iyad Kamil, 36 tahun, termasuk yang dilarang memasuki Yerusalem Jumat lalu. “Tapi kami tidak akan pernah menyerah. Kami bakal terus berusaha untuk bisa salat di Al-Aqsa,” kata pria dari Kota Qalandiya ini. Sebagaiamna dikutip  dari sumeks. co

Jumat kemarin, salah satu tentara Israel di pos pemeriksaan Qalandiya tengah beradu pendapat dengan sejumlah pemuda Palestina.

Seorang pemuda berumur 20 tahun berteriak ke serdadu Israel itu. “Ada cara lain untuk sampai ke Yerusalem dengan memanjat tembok pemisah.”

BERITA TERKINI

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close