LIFESTYLE

Video Viral Anak Bos Bersih-bersih di Kantor Ayahnya Demi “Game”

SIBERNAS.com – Sebuah video yang menampilkan anak laki-laki yang disebut sebagai anak bos tengah melakukan bersih-bersih ruangan, menjadi viral di media sosial pada Selasa (30/4/2019).

Dilansir dari akun Twitter EPL, @Chellendah, si pengunggah video menuliskan caption bahwa anak tersebut sudah dua hari melakukan beres-beres. “Kata Pak Bos si anak lagi minta sesuatu jadi harus kerja dulu baru kemauannya dituruti,” tulis akun @Chellendah.

Sontak, unggahan tersebut ramai dibicarakan oleh warganet. Hingga kini, video itu telah disukai sebanyak 22.388 kali dan telah di re-tweet lebih dari 20.000 kali oleh pengguna Twitter lainnya.

Taufiq Tyo Ramadhantyo, selaku ayah dari anak laki-laki bernama Gehan Restanio Ramadhantyo atau Nino (12) menceritakan bahwa Nino ingin mengupayakan sesuatu agar barang yang ia inginkan bisa terbeli dengan kerja kerasnya sendiri.

Menurut Vice President PT Asuransi Jiwa Manulife Indonesia ini, anaknya rela bekerja karena ingin membeli keanggotaan sebuah game di PlayStation 4.

“Jadi waktu saya pulang dari dinas, istri bilang ke saya kalau Nino habis libur Ujian Nasional (UN) minta kerjaan, karena dia mau beli membership game online yang di PS4.

Jadi anaknya minta kerja supaya dapat uang beli membership itu,” ujar Taufiq saat dihubungi awak media pada Jumat (3/5/2019).

Adapun harga membership dari game tersebut sekitar Rp 300.000. Atas permintaan anaknya itu, Taufiq pun memperbolehkan Nino bekerja membersihkan beberapa ruangan di kantornya.

“Ya saya bilang adanya kalau mau ya bersih-bersih. Bersihkan ruang meeting, ruang training, rapihkan bangku-bangkunya. Nanti kalau anak-anak kantor istirahat makan, Nino bersihin meja kerja mereka, lap-lap, bersihkan setelah mereka makan. Anaknya langsung mau,” ujar Taufiq. Dikutip dari kompas.com

Tidak mengeluh Hal menarik, saat hari pertama bersih-bersih Nino mengaku senang dan tidak mengeluh. Ternyata, Nino sudah melakukan aksi bersih-bersih itu sejak Senin (29/4/2019) dan ia berjanji akan tetap menuntaskannya dalam dua minggu.

Taufiq mengungkapkan bahwa hari ini Nino ada acara perpisahan kelas selama dua hari, sehingga ia menginginkan jadwal bersih-bersihnya ditunda dua hari. Menanggapi anaknya yang begitu sungguh-sungguh menginginkan keanggotaan game tersebut, Taufiq menanggapinya dengan guyonan.

“Saya jawab, terserah Nino, kalau tidak diganti ya enggak apa-apa, tapi gaji Nino dipotong dua hari. Dia bilang ‘enggak mau’,” ujar Taufiq. Selain itu, aksi bersih-bersih yang dilakukan anaknya pun diunggah Taufiq di media sosial Facebook.

Taufiq pun sempat menggoda keteguhan hati Nino dengan menanyakan: apabila Nino berhenti bersih-bersih dan ia dikasih uang cuma-cuma dari orangtua meski kerjaannya belum genap selesai dalam dua minggu ini, apakah Nino mau?

“Enggak, ah…enggak seru dong kalau minta doang’, gitu kata Nino,” ujar Taufiq.

Taufiq mengaku, apa yang dilakukan Nino adalah salah satu didikan agar anak-anak mereka bisa bertanggung jawab atas tindakannya.

“Sebenarnya ini didikan dari kecil yang kita mau ini nanti besarnya selalu berusaha, enggak gampang menyerah. Sikap jujur walaupun dia berbuat salah, karena hukuman tetap ada, tetapi jujur akan lebih ringan daripada bohong, dan juga menjadi pribadi yang mau bertanggung jawab,” ujar Taufiq.

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Contact Us