SUMSEL

Bawa Ganja 106 Kg, Dua Kurir ini Diciduk Polisi

SIBERNAS.com,Palembang -Anggota Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumsel berhasil mengagalkan pengiriman ganja seberat 106 Kg dari Aceh menuju Jakarta melalui jalur darat dengan mobil Fuso di Jalan Palembang- Jambi tepatnya di Desa Bayung Lincir, Kabupaten Musi Banyuasin.

“Kami menangkap kedua kurir ganja ini berawal dari informasi yang didapat dari masyarakat sekitarnya,” kata Kapolda Sumsel Irjen Pol Zulkarnain Adinegara di Polda Sumatera Selatan, Jum’at (3/5/2019).

Ia menjelaskan setelah mendapat informasi dari masyarakat tim Anggota Direktorat Reserse Narkoba langsung mengikuti mobil Truk Jenis Fuso dengan nomor polisi K 1435 RH yang akan melintasi di Jalan Palembang-Jambi membawa ganja dalam jumlah yang besar.

“Saat Fuso yang dimaksud sudah melintasi jalan tersebut kemudian dari Anggota Ditresnarkoba langsung menyetopnya dan situlah, kami langsung melakukan pemerikasaan seluruh bagian mobil,” ujarnya.

Lihat Juga :  Supriyono: Harvetnas Merupakan Penghormatan Untuk Para Pejuang

Ia menambahkan setelah melakukan pemerikasaan dan akhirnya kami menemukan Ganja di balik Kabin bagian Kepala dengan total seberat 106 Kilogram.

“Setelah menemukan ganja tersebut kedua pelaku tersebut langsung dibawa ke Polda Sumsel untuk melakukan Pemeriksaan lebih lanjut,” jelasnya.

Sementara itu saat diwawancarain dilapangan dari keterangan kedua tersangka Rizkiansyah Warga Pati Jawa Tengah dan Mujianto warga Lampung Timur mengaku hanya disuruh oleh seseorang warga Aceh yang berinisial AB untuk membawa ganja dari Aceh tujuan Jakarta dengan upah sebesar dua puluh juta.

“Tetapi kami upahnya belum dikasih semua hanya saja baru dikasih 3,5 juta sebagai uang jalan saja,” kata kedua tersangka.

Ia menjelaskan Lantaran diiming-iming upah Rp. 20 Juta kedua pelaku tersebut langsung mau, dikarenakan untuk menyekolahkan anaknya yang mau masuk ke SMA.

Lihat Juga :  Sekda Sumsel : Tertib Administrasi Dapat Menjaga Pejabat Dari Jeratan Hukum

“Kedua pelaku tersebut tahu bahwa itu ganja tetapi demi kebutuhan hidup terpaksa saya lakukan,” tutupnya.

Reporter : Deni

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Contact Us