BERITA UTAMABUDAYA

Tergerusnya Gotong Royong Karena Tolong Menolong, Kok Bisa ?

SIBERNAS.COM PALEMBANG —  Lunturnya semangat gotong royong, dan bergeser menjadi semangat tolong menolong adalah salah satu bukti bahwa, masyarakat Indonesia saat ini tidak lagi menganut azat ikhlas dalam membantu sesamannya. Hal itu terungkap dalam  sosialisasi Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) No. 29 Tahun 2011, perihal revitalisasi dan aktualisasi demi mewujudkan rasa kebersamaan anak bangsa, Selasa (30/04/19).

Kepala Kesbangpol Kota Palembang, Altur Febriansyah, SH. MSi  dalam kesempatannya menuturkan bahwa,  nilai-nilai gotong royong yang semakin memudar ditengah masyarakat saat ini, menjadikan pihaknya mengajak generasi muda, masyarakat, organisasi masyarakat (Ormas), forum masyarakat, dan para tokoh untuk menjaga dan mengawal kesejahteraan negara dengan nilai-nilai pancasila.

Lihat Juga :  Lawan Babel United, SFC Antisipasi Akumulasi Kartu

“Kita sediakan tempat forum seperti ini, agar dapat memberikan argumen dan berdiskusi dalam hal revitalisasi dan aktualisasi Nilai-nilai pancasila,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua Pusat Pendidikan Wawasan Kebangsaan (PWWK), Fahmi Yusmar beranggapan jika, lunturnya semangat gotong royong yang dulu menterdepankan sembangat ihlkas  tanpa pamrih, kini telah bertukar menjadi  harapan. Dimana masyarakat yang membantu  sesamanya kini justru menanti imbalan dan balasan dari orang lain, misalnya mengikuti asuransi tertentu, ada pula koperasi yang notabenenya menterdapankan azaz kebersamaan tolong menolong sesama anggotanya namun tetap menggunakan azaz bunga tertentu.Dan masih banyak lagi yang lain.

“Oleh karenanya maka, melalui kegiatan seperti ini kita berharap dapat mengembalikan nilai-nilai tenggang rasa antar sesama. Dengan begitu kita yakin, bangsa ini semakin dewasa dalam bersikap tanpa pamrih,” ujarnya.

Lihat Juga :  Prediksi Pertandingan : Main Lepas di Laga Pamungkas

Reporter : Maya Citra Rosa
Editor  : Jemmy Saputera

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close