BERITA UTAMAPOLITIK

Bola Panas Pemilu Ada di Tangan Panwaslu

SIBERNAS.com, MURATARA- Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Musirawas (Mura) menggelar bimbingan teknis (Bimtek) pelaksanaan penyelesaian sengketa Pemilu kepada jajaran Panwascam se-Kabupaten Mura beserta kesekretariatan, di Grace Ballroom, Hotel Dewinda Lubuklinggau, Rabu (2/4/2019).

Kegiatan ini dilakukan untuk menambah wawasan agar mengetahui mekanisme tahapan penyelesaian sengketa Pemilu 2019 dengan baik dan benar.

Ketua Bawaslu Mura Oktureni Sandhra Kirana menegaskan, saat ini, bola panas sudah mulai bergeser ke jajaran Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu). Hal tersebut dibuktikan dengan mulai banyak laporan dari masyarakat yang masuk.

“Panwascam dan jajarannya perhatikan setiap bimtek jangan main-main karena waktu semakin mepet. Siapkan fisik dan mental,” tegas Oktureni Sandhra di sela-sela bimtek.

Dia juga memberi apresiasi kepada sentra Gakkumdu Mura, terutama Komisioner Bawaslu, Divisi Hukum dan Penindakan yang bahu membahu memberi putusan dan menindak setiap pelanggaran Pemilu yang terjadi di Mura.

Lihat Juga :  Milad ke-15, Anita Noeringhati Doakan Pesantren Aulia Cendikia Lebih Berkembang

“Kepada seluruh Kepala Sekretariat di Panwascam, tolong bantu Komisioner Panwascam. Saling Kerja sama. Data pemilih, baik DPT, DPK dan DPTb harap sangat diperhatikan, jangan jadi bahan orang lain untuk mencari celah kesalahan kerja pengawas,” tegasnya.

Dia  berharap, setelah mengikuti Bimtek tersebut, Panwascam dapat menyampaikan setiap arahan dari Bawaslu Kabupaten, ke jajaran dibawahnya.

“Mulai dari tata cara pelaporan sampai penentuan tindakan. PPL dan seluruh masyarakat mesti mengetahui tahapan demi tahapan mekanisme penindakan pemilu,” harapnya.

Komisioner Bawaslu Mura Khoirul Anwar menambahkan, peserta bimtek yang hadir adalah jajaran pengawas, yang pernah menyelenggarakan Pilkada 2018.

“Artinya mereka sudah memahami regulasi dan sarat pengalaman. Ketika ada pelanggaran harus berani memproses, karena bisa menambah pengalaman,” jelasnya.

Lihat Juga :  Mahasiswa Sumsel Gelar Aksi Demo Permasalahan Pondok Mesuji di Yogyakarta

Dia menilai, tingkat pelanggaran Pemilu di Kabupaten Mura cukup rawan. ini dilihat  adanya empat laporan diterima sepanjang tahapan Pemilu 2019.

Alhamdulillah, tiga laporan sudah ada keputusan dan satu laporan masih berproses,” jelasnya.

Ditambahkannya, jajaran pengawas juga wajib tahu, formulir dan berkas apa saja yg harus disiapkan, untuk menangani pelanggaran ataupun sengketa Pemilu.

“Jangan ragu untuk menindaklanjuti laporan masyarakat. Bawaslu Kabupaten Mura siap backup,” kata Khoirul.

Dia menuturkan, dengan sisa waktu yang semakin dekat, jajaran pengawas, jangan hanya melakukan pengawasan di lapangan saja. Maksudnya Panwascam bimbing juga Pengawas Tempat Pemungutan Suara (PTPS).

“Sudah waktunya bekerja lebih ekstra lagi. Jangan ada dusta diantara kita, ketahuan, kami tindak,” pungkas dia.

Editor : Zahid Blandino

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Contact Us