PALEMBANG

Tidak Mungkin ISNU Hanya Punya PAUD dan TK

Jika karya baik, itu tanggung jawab. Jika buruk, itu timbul cemooh. Harus berbuat baik lebih agar mendapat pengakuan masyarakat," kata Herman Deru.

SIBERNAS.com, Palembang – Gubernur Sumsel, H. Herman Deru, merencanakan pendirian perguruan tinggi Nahdlatul Ulama (NU) di Palembang. Dia menargetkan, pendirian perguruan tinggi itu selesai pada tahun 2021.

“Tidak mungkin kita ISNU ini cuma punya PAUD dan TK. Harus ada perguruan tinggi sendiri,” kata, Deru, yang juga menjabat sebagai Ketua Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) Sumatera Selatan, saat melantik pengurus ISNU Cabang Kota Palembang di Ballroom Swarna Dwipa, Selasa (12/02/2019).

Menurutnya, ISNU mempunyai tanggung jawab lebih dibanding organisasi lain mana pun. “Karena, yang menjadi anggota ataupun pengurus berasal dari sarjana-sarjana yang berpengetahuan lebih,” kata Deru, yang juga Gubernur Sumsel.

Tugas paling penting ISNU, katanya, memberikan edukasi bagi orang sekitar organisasi dan masyarakat.

Lihat Juga :  Ikuti Gerak Jalan, Ratusan Siswa Susuri Rute Sepanjang 5KM

“Jika karya baik, itu tanggung jawab. Jika buruk, itu timbul cemooh. Harus berbuat baik lebih agar mendapat pengakuan masyarakat,” katanya.

Walikota Palembang, sekaligus Pembina ISNU Cabang Kota Palembang, H. Harnojoyo, mengharapkan ISNU dapat mendukung program pemerintah Kota Palembang, dalam mewujudkan Palembang Emas Darussalam.

Terkait dengan rencana pendirian perguruan tinggi, Ketua ISNU Cabang Kota Palembang, Ratu Dewa, mengatakan bahwa ISNU harus menyiapkan prosedur yang lengkap dan jelas. Oleh karena itu, dalam tiga bulan ke depan, ISNU akan menggelar seminar dan workshop yang mengundang pakar dan ahli terkait ini.

“Setelah itu, mulai tertib administrasi. Apa yang harus di lakukan,  progres tiga bulan ke depan,” katanya.

Lihat Juga :  Pidato Presiden Jokowi Jadi Tolak Ukur Kemajuan Kota Palembang

Sedangkan program kerja ISNU Kota Palembang dalam jangka pendek, akan melakukan konsolidasi organisasi tingkat kelurahan di Kota Palembang.

“Sementara itu, Program Bedah rumah akan mulai bulan depan dengan jumlah  dua rumah. Kriterianya perlengkapan surat tanah dan memang orang yang tidak mampu,” ujarnya.

 

Reporter : Maya Citra Rosa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Contact Us