OLAHRAGA

Menang Melawan USU Medan Harga Mati Bagi SFC

SIBERNAS.com, Palembang –  Kemenangan menjadi harga mati bagi Sriwijaya FC saat menjamu Keluarga USU Medan pada leg pertama babak 32 besar Piala Indonesia di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring Palembang, Rabu (30/1/2019). Tidak hanya menang, SFC juga butuh kemenangan besar sebagai bekal melakoni leg kedua di markas PS USU Medan, 7 Februari nanti.

Pelatih Kepala SFC Hartono Ruslan mengatakan, tetap mematok kemenangan meski persiapan tim sangat singat. Dia bertekad memaksimalkan pemain yang tersisa.

“Kita punya beberapa pemain senior, namun yang ada baru Musafri dan Bobby Satria. Masih belum bergabung Mahyadi Panggabean, Ambrizal, Eka Ramdani dan Airlangga Sucipto,” kata Hartono Ruslan, Selasa (29/1/2019).

Dia mengatakan, pemain yang dimiliki saat ini terbilang cukup untuk mengalahkan wakil asal Medan tersebut.
“Pemain muda hanya perlu tampil percaya diri, kerja keras dan bermain dengan penuh konsentrasi. Pemain harus menerapkan permainan seperti yang dijalankan dalam program latihan selama satu pekan terakhir. Selain itu, tim harus menyatu dan bermain kompak. Pemain senior dan junior harus bekerja sama,” harapnya.

Terpisah, Pelatih PS Keluarga USU Amrustian mematok target imbang di kandang SFC.

“Kami akan berupaya mencuri poin di kandang lawan. Setelah itu baru akan dimaksimalkan saat melakoni laga kandang. USU merupakan satu-satunya dari 10 PTN dari 122 PTN atau mungkin dari 4504 PTN-PTS di Indonesia yang terdaftar dan ikut di kompetisi resmi PSSI yang saat ini berkiprah di Liga 3,” ungkapnya.

Pada laga leg 1 ini, Rombongan PS Keluarga USU berangkat bersama menggunakan bus USU dengan membawa 18 pemain dari sejumlah Fakultas. Mereka adalah, Anggi Prayuda Harahap, Saut Yakup Turnip, M Randika Ramadhan, Achmad Yowanda, Hirdan Sadjali, M Syahrizal Nasution, Rizky Fauzi Hasibuan, M Tio Aditya, Aldi Bagoes Pratama, Zannata Tarigan, David Beckam Lumbantoruan, Riki Ari Putra Harahap, M Arfin Ghuzali, Ernesto Azguevara Ganis Siregar, Dinan Syahbani, Nurdiansyah Putra Chaniago, Reza Harahap, dan M Fahri Rozi.

 

PENULIS : ZAHID BLANDINO

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.