PALEMBANG

19 Pasar Di Palembang Akan Direvitalisasi

SIBERNAS.com, Palembang – Pada kegiatan gotong royong di Pasar Sekip Ujung, Wakil Walikota (Wawako) Palembang Fitrianti Agustinda bekerjasama dengan Perusahaan Daerah (PD) Palembang Jaya untuk memasang plang retribusi resmi harga sewa lapak berdasarkan Peraturan Walikota (perwali) disebabkan ada perbedaan harga retribusi keamanaan dan kebersihan dari setiap lapak pedagang.

“Kita ingin setiap pasar tradisional memasang plang. Di plang itu dicantumkan harga sewa lapak, retribusi keamanan dan kebersihan, agar tidak ada keraguan pedagang,” kata Wawako Palembang, Selasa, 29 Januari 2019.

Pada kegiatan tersebut, Fitri melihat pada salah satu lapak dipasang plang karton bertulis disewakan. Lapak tersebut bukan disewakan oleh PD Pasar melainkan dilakukan pihak ketiga.

Lihat Juga :  Andika Tinjau Latma Garuda Shield -16/2022 di Bandara SMB II Palembang

“Ini ada pedagang yang menyewa lapak dari pedagang lain, bahkan sudah puluhan tahun, hal ini tidak dibenarkan di sewakan atau diperjualbelikan.  Secepatnya kita minta dengan PD Pasar untuk segera membuat plang itu,” jelasnya.

Kegiatan gotong royong tersebut merupakan agenda rutin yang dilakukan Wawako Palembang di tahun 2019. Tak hanya gotong royong, namun kegiatan itu juga mengkaji apa yang dibutuhkan masyarakat.

Di masa mendatang di setiap pasar tradisional juga akan didirikan sekolah pedagang dan petugas puskesmas, bantuan UKM yang bisa diberikan dan juga fasilitas lainnya sehingga pedagang dan pembeli merasa nyaman.

Pasar 10 Ulu yang dikunjungi beberapa hari lalu merupakan pilot projectnya dan akan dijadikan pasar percontohan.

Lihat Juga :  Banyak Instansi di Palembang Tidak Pasang Bendera Merah Putih

“Pada tahun ini, Pemerintah Kota Palembang berencana melakukan revitalisasi Pasar Sekip Ujung menyusul Pasar KM 5 dengan anggaran Rp 3 Miliar, namun Pasar Sekip Ujung untuk tidak dibongkar atapnya karena masih bagus,” jelasnya

Ke depan, ada 19 pasar di Kota Palembang yang akan kita bedahi satu per satu dan akan direvitalisasi, seperti Pasar KM 5, Lemabang dan Pasar Sako.

Fitri mengimbau untuk pedagang agar tidak berjualan di pinggir jalan, pedagang sudah diatur untuk berjualan di dalam yang telah di sediakan. “Sehingga nanti baik pedagang atau pembeli merasa aman,” tutupnya.(*)

Reporter : Tri Jumartini Ilyas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Contact Us