PALEMBANG

Demo Tuntut Larangan Parkir Sudirman, Omset Pengusaha Mati

SIBERNAS.com, PalembangDemo yang berujung rusuh terjadi di jalan S udirman, para pendemo gabungan Persatuan pemilik, pengguna, pemakai ruko atau pelaku usaha menutup akses jalan menggunakan tali yang menghalangi, sehingga terjadi kemacetan, Rabu (9/1/2019).

Pendemo menuntut pemerintah Provinsi Sumatera Selatan membuka lahan parkir yang berjanji ditutup hanya saat asian games 2018.

Menurut Manik, pelaku usaha di jalan Sudirman, semenjak larangan parkir pada Juli 2018 lalu hingga sekarang dampaknya omset usaha mati, bahkan tinggal menunggu tutup saja.

“ya dampaknya sampai ada jual ruko, sewa atau ada itu yang kabur karena tidak sanggup bayar pajak,” ujarnya.

Sebelumnya, para pelaku usaha beberapa kali mengirimkan surat kepada dinas perhubungan bahkan pemerintah kota dan provinsi agar selama belum ada jawaban atau respon dari pemerintah, biarkan saja para pedagang untuk parkir.

Lihat Juga :  Minta Rusun 26 Ilir Segera Direvitalisasi, Pj Walikota Palembang Temui Perum Perumnas

“Sampai ada keputusan yang saling menguntungkan, kalau begitu terus tinggal menunggu mati saja,” tambahnya.

Jimmy, salah satu pelaku usaha juga merasa dirugikan karena turunnya omset yang didapat hingga ratusan ribu setiap harinya.

“Katanya cuma sampai asian games, tapi sampai sekarang masih dilarang, dampaknya kan juga kepada pemerintah, pajak dan sebagainya,” katanya.

Menurut, Kapolresta Palembang, Kombes Pol Wahyu Bintono Harinawono membenarkan larangan parkir itu memang telah berlaku sejak sebelum menyambut Asian Games 2018 hingga sekarang. Dia akan membicarakan persoalan ini kepada pemerintah provinsi Sumsel.

“Saya akan coba membicarakannya dengan Kepala Daerah, semoga segera dicarikan solusinya. Tadi kita minta pedagang, buka jalan karena menggangu arus lalulintas,” katanya.

Lihat Juga :  Wisata Tower Ampera Mulai Beroperasi di 2025

 

Reporter : Maya Citra Rosa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *