PALEMBANG

Dampak Buruk Narkoba Pria di Palembang Curi Barang Tetangga

SIBERNAS.com, Palembang – Akibat kecanduan pesta minuman keras (miras) dan sabu. Ramadan(19) mencuri barang milik tetangganya sendiri hingga kesekian kalinya berurusan dengan pihak kepolisian. Kapolsek Kalidoni AKP Yulia Farida didampingi Kanit Reskrim Ipda Heriyanto mengatakan, penangkapan terhadap tersangka Ramadan bermula dari laporan korban Yumi Arsih pada 26 Oktober. Yang mana korban telah mengalami kehilangan motor Honda Jenis Vario BG 2597 RT di Jalan Pasundan Lorong Nyiur Kecamatan Kalidoni.

Dari laporan tersebut, kemudian didapatilah tersangka Ramadan yang tercatat sebagai warga Jalan Pasundan Lorong Nyiur Kecamatan Kalidoni Palembang. “Tersangka yang kita amankan adalah spesialis pelaku kasus 363 KUHP. Yang mana pelaku sudah sering mencuri bahkan tetangganya pun dijadikannya korban,” ujar Kapolsek Sabtu (1/12/2018).

Lihat Juga :  40 Ribu Rumah Segera Nikmati Air PDAM Tirta Musi

Dikatakan Yulia, penangkapan terhadap tersangka Ramadan dilakukan pada kamis (19/11) di kawasan Plaju Palembang. Namun, karena tersangka berupaya kabur saat akan diamankan, sehingga petugas pun melumpuhkan dengan cara menembak di bagian kakinya.

Selain menangkap tersangka, petugas pun menemukan sejumlah barang bukti yakni tiga buah motor Honda dan satu unit HP jenis Oppo. Di samping itu, tersangka Ramadan mengaku, dirinya sudah delapan kali mencuri barang-barang milik tetangganya dengan modus berkunjung atau bertamu ke rumah tetangganya.

Maen-maen ke rumah tetangga. Kalau mereka lengah aku ambil hp. Terakhir aku ngambil motor saat korban tidak melihat. Setelah mencuri aku jual. Uangnya untuk mabuk dengan narkoba,” ungkapnya.

Lihat Juga :  Harga Minyak Goreng Naik, Fitrianti Agustinda Curiga Ada Oknum Curang

Diakui Ramadan, terakhir dia mencuri motor milik korban bersama temannya yang berinisial DK. Kemudian motor tersebut dijual ke wilayah plaju. “Kalau curi motor tiga kali pak. Pertama motor beat kami barter dengan motor king. Kedua kami mencuri motor sekaligus dapat dua kami jual ke plaju sejuta enam ratus,” ungkapnya.

Selain itu, tersangka inipun diketahui sebelumnya pernah masuk jeruji besi selama satu minggu lantaran mencuri sebuah tas diwilayah kalidoni pada tahun 2015 silam. dilansir dari globalplanet.news,(1/12/2018).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Contact Us