NASIONAL

Jadi KSAD Baru, Berikut Riwayat dan Kehebatan Letjen Andika Perkasa

SIBERNAS.com –  Letnan Jenderal Andika Perkasa dipilih oleh Presiden Joko Widodo menjadi Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD).

Ia dijadwalkan akan dilantik pada Kamis (22/11/2018).

Andika pernah menjabat Komandan Paspampres RI kemudian diangkat menjadi Panglima Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat TNI AD (Pangkostrad) mulai pertengahan 2018 lalu.Sebelumnya, ia menjabat sebagai Panglima Kodam XII/Tanjungpura, lalu diangkat sebagai Komandan Paspampres pada Oktober 2014.

Andika akan menduduki jabatan baru sebagai KSAD menggantikan posisi Jendederal Mulyono yang segera memasuki masa pensiun pada awal 2019.

Andika adalah menantu Hendropriyono, mantan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN).

 

Berikut Profil Letjen Andika Perkasa:

Andika lahir di Bandung, Jawa Barat, 21 Desember 1964.

Riwayat Pendidikan

Pendidikan umum:

* The Military College of Vermont, Norwich University (Northfield, Vermont, USA),
* National War College, National Defense University (Washington DC, USA),

* Harvard University (Massachusetts, USA),

* The Trachtenberg School of Public Policy and Public Administration, The George Washington University (Washington DC, USA).

Pendidikan militer:

* Akademi Militer (Akmil) kecabangan Infanteri (1987),

* Sekolah Staf dan Komando Angkatan Darat (Seskoad) (Lulusan Terbaik Susreg XXXVII 1999/2000).

Riwayat Jabatan

Letnan dua hingga letnan satu:

* Komandan Peleton Grup 2/Para Komando, Kopassus (1987),

* Komandan Unit 3, Grup 2/Para Komando, Kopassus (1987),

* Komandan Subtim 2, Sat Gultor 81, Kopassus (1991).

Kapten:

* Komandan Tim 3, Sat Gultor 81, Kopassus (1995),

* Komandan Resimen 62, Yon 21 Grup 2/Para Komando, Kopassus (1997),

* Pama Kopassus (1998).

Mayor:

* Pamen Kopassus (1999),

* Kepala Seksi Kajian Strategi Hankam, Subdit Jaklak, Ditjakstra, Ditjen Strahan, Departemen Pertahanan (2000),

* Kepala Seksi Penyusunan, Subdit Jaklak, Ditjakstra, Ditjen Strahan, Departemen Pertahanan (2001),

* Pamen Mabes TNI-AD (2001).

Letnan kolonel:

* Komandan Batalyon (Danyon) 32/Apta Sandhi Prayuda Utama, Grup 3/Sandhi Yudha, Kopassus (2002),

* Kepala Seksi Intelijen, Korem 051/Wijayakarta, Kodam Jaya/Jayakarta (2002)

* Pabandya A-33, Direktorat A, Badan Intelijen Strategis (BAIS) TNI (2002),

* Pabandya IV/Fasdik, Spaban Opsdik, Sdirdik, Kodiklat TNI-AD (2008),

* Kepala Bagian Perencanaan, Sdirum, Kodiklat TNI-AD (2009),

Kolonel:

* Sekretaris Pribadi (Sespri) Kepala Staf Umum (Kasum) TNI (2010),

* Komandan Resimen Induk (Danrindam) Kodam Jaya/Jayakarta (2011),

* Komandan Resor Militer (Danrem) 023/Kawal Samudera, Kodam I/Bukit Barisan (2012),

Brigadir jenderal

* Kepala Dinas Penerangan (Kadispen) TNI-AD (2013).

Mayor jenderal:

* Komandan Pasukan Pengamanan Presiden (Danpaspampres) (2014),

* Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) XII/Tanjungpura (2016).

Letnan jenderal:

* Komandan Komando Pembina Doktrin, Pendidikan dan Latihan (Dankodiklat) TNI-AD (2018),

* Panglima Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat TNI AD (2018). Seperti dilansir dari tribunnews.com

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Contact Us