PALEMBANG

Tersisah 1 Unit LRT, PT. INKA: Desember Kita Kirim

SIBERNAS.Com, Palembang – PT. INKA Masih menyisahkan satu trainset lagi yang belum dikirim ke pengelola LRT Sumsel di Palembang. Hal ini diakui oleh Direktur Utama PT INKA (Persero), Budi Noviantoro kepada wartawan di Palembang.

Menurutnya 7 trainset lainnya sudah dikirim dan berhasil melewati masa ujicoba bahkan sekarang sudah resmi beroperasi melayani penumpang dari Bandara SMB II-Stasiun DJKA di Jakabaring. “Sesuai kontraknya akan kami kirim Desember nanti,” katanya, Selasa, 30 Oktober 2018.

Kementerian perhubungan memesan 8 trainset Light Rail Transit (LRT) untuk ditempatkan di Palembang, Sumatera Selatan. Menurut Budi saat ini satu pesanan tersebut masih dalam penyelesaian akhir dan bakal dikirim sekitar tanggal 10 Desember nanti.

Lihat Juga :  Ikuti Gerak Jalan, Ratusan Siswa Susuri Rute Sepanjang 5KM

LRT Sumsel dibuat di pabrikan di Madiun. Dari Madiun, trainset diangkut menggunakan kereta hingga ke pelabuhan laut Tanjung Periuk, Jakarta. Selanjutnya unit terakhir ini akan dikapalkan menuju pelabuhan Boombaru, Palembang.

Masih kata Budi Noviantoro, pihaknya masih bertanggungjawab akan segala kerusakan dan gangguan teknis lainnya hingga 4 tahun kedepan.Saat ini, setiap malam usai kereta beroperasi, pihaknya rutin melakukan pengecekan seluruh komponen kereta.

Kegiatan tersebut untuk memastikan kereta dapat berjalan sesuai harapan tanpa kendala apapun. “Alhamdulillah tidak ada kerusakan berarti hingga saat ini.

Sementara itu secara terpisah I Ketut Astika selaku General menejer Sekretaris perusahaan memastikan LRT Palembang merupakan proyek perdana mereka di Indonesia.

Lihat Juga :  Diikuti Ratusan Siswa, SDIT Al Furqon : Manasik Haji Mengenalkan Ibadah Suci Sedari Dini

Meskipun belum berpengalaman dalam memproduksi kereta ringan namun ia menjamin kualitas buatan INKA tidak akan kalah dengan produsen dari manapun. LRT Palembang dibangun dengan kualifikasi berstandar internasional.

Kereta penumpang dari Bandara SMB II-OPI Mall, Jakabaring tersebut diketahui dibangun dengan struktur badan berupa Carbody Shell yang terbuat dari Aluminium double skin. Selain itu, rangka dasar dan lantainya juga berbahan material aluminium. “Sebelum beroperasi juga dilakukan uji beban hingga 40 ton,” ujarnya

 

Reporter: Hendrawan M. Rum

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Contact Us