PALEMBANG

Neno Warisman Ajak Kawal Pemilu hingga Pedalaman

SIBERNAS.cmom, PALEMBANG– Neno Warisman atau kerap disapa Bunda Neno Warisman menghadiri silaturahmi bersama relawan tagar 2019 ganti presiden, demi mewujudkan perubahan yang lebih baik, di gedung Al Azhar Palembang, Sabtu (27/10/2018).

Bunda Neno bersama relawan tagar 2019 ganti presiden lainnya di Sumsel mengadakan kegiatan silaturahmi.

Tujuannya untuk mengamankan suara pada saat pemilu nanti, karena saat ini sudah terindikasi dugaan kecurangan di segala sisi.

“Kita masuk ke rumah-rumah masyarakat agar mereka tahu mengenai presiden yang baik. Kita juga akan mengawal setiap suara masyarakat terutama di wilayah pedalaman,” katanya.

Ia juga mengatakan, bahwa Sumsel merupakan lokomotif pertama dalam deklarasi ganti presiden.

Harapan yang cukup besar hadir di masyarakat Sumsel untuk merubah arah baru Indonesia menjadi lebih baik.

Lihat Juga :  Area Bundaran Air Mancur Hingga Trotoar Ampera Bersih Untuk Salat Idul Fitri

Menurutnya, alasan tagar 2019 Ganti Presiden yang harus dikumandangkan keseluruh penjuru negeri, yaitu semasa hidupnya ia melihat kehidupan rakyat jauh dari kata layak.

Masyarakat bahkan ada yang sulit untuk memehuni kebutuhan hidup sehari-hari.

“Berdasarkan hasil survei 2 bulan lalu, tagar 2019GantiPresiden sudah dikenal 61 persen rakyat Indonesia,” sebutnya.

Masih kata dia, banyak masalah yang harus diselesaikan, termasuk mengenai anak muda yang saat ini sudah jauh dari harapan orang tua.

Pertama, anak muda sudah kecanduan narkoba, dan kedua kecanduan pornografi.

“Sekarang sudah tahap yang sangat melewati batas. Laki-laki suka dengan laki-laki. Sebaliknya perempuan juga suka sesama jenis.

Anak laki-laki saat ini akan menikah dengan anak laki-laki lain. Jika ini tidak dihentikan azab Allah yang tidak dapat dibayangkan akan turun,” bebernya

Lihat Juga :  Rumah Dinas Walikota Palembang di Jalan Tasik Gelar Open House 2 Hari

Sejumlah tokoh politik dan agama seperti ustad Solihin Hasibuan, ustad Taufik, Akbar Alfaroh serta beberapa tokoh masyarakat lainnya, terlihat hadir di kegiatan ini.

Ustad Solihin Hasibuan dalam tausiahnya mengatakan, yang terpenting pemimpin itu tidak hanya membantu di dunia saja, karena pemimpin yang baik itu juga bisa membuat rakyatnya sukses di akhirat.

Pemimpin itu, sambungnya, bagaikan seorang pilot pesawat. Bukan hanya bisa take off , tapi landing juga harus bisa.

Coba bayangkan jika pilot tersebut belum pernah menerbangkan pesawat, tentu semua penumpang akan takut dan khawatir.

“Akan terlihat lucu dan menakutkan jika pilot yang dipilih merupakan pilot yang tidak berpengalaman dalam penerbangan.

Saya berharap nantinya pilot yang akan memimpin negeri ini merupakan pilot yang handal,” tegasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.