Uncategorized

Puding Sedot, Sensasi Makan Puding Menggunakan Pipet

SIBERNAS.com, PALEMBANG – Berawal dari keisengan dengan membuat puding, kini Maya Puspita Sari telah memiliki usaha dengan omzet jutaan rupiah setiap bulannya.

Diberi nama Puding Sedot (Pudot) dan berlokasi di Perumahan Surya Akbar VII, Simpang Talang Jambe, Sukarame, buka setiap hari dari pukul 10.00 – 14.00 WIB. Harga ditawarkan Rp10 ribu per botol.

“Kita juga pasarkan melalui online lewat media sosial. Untuk varian rasa seperti coklat, mangga, green tea dan lainnya,” ujar Maya Puspita Sari, seraya menambahkan usahanya sudah dirintis sejak November 2017.

Ditemui di lokasi tempatnya berjualannya pada Sabtu (20/10/2018), istri dari Ardi Wiranata berujar, usaha ini dirintis saat dirinya masih menjadi karyawan swasta.

“Waktu itu adik saya minta buatkan puding waktu libur sekolah. Tapi dia minta puding yang beda. Saya bingung kan puding gimana ya.”

“Saya tidak sengaja lihat botol kosong di dapur langsung muncul ide buat puding yang teksturnya lembut supaya bisa masuk botol dan bisa dimakan. Tapi masih bingung makannya nanti gimana? Lalu saya coba beli pipet dan mencoba makan pakai pipet dan ternyata seru makan pakai pipet.”

“Dari situ langsung deh keluar dari mulut ini namanya Pudot (puding sedot),” beber wanita kelahiran Palembang, 31 Mei 1988 ini.

Kemudian, lanjut Maya, dirinya membuat beberapa pudot dan dipasarkan di kantor dan sekolah. “Alhamdulillah laris. Tapi sebelumnya mereknya saya kasih ‘Pudot Sehat Umi’,” ujarnya.

Saat ini, masih kata Maya, produknya sudah mendapatkan No.PIRT dari Dinkes Kota Palembang dan sertifikat Majelis Ulama Indonesia (MUI).

Reporter: Suhardi Zulbani

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Contact Us