EKONOMINASIONAL

Servo Railway Bangun Kereta Batubara 150 KM

SIBERNAS.Com, PALEMBANG –Pengangkutan Batubara dari pertambangan menuju ke tempat pengumpulan maupun pengguna akhir merupakan salah satu sumber pengeluaran besar yang tidak bisa dielakan oleh perusahan Batubara yang ada di Sumatera Selatan.

Caption: Servo Railway mulai November nanti menggarap pembangunan kereta khusus batubara sepanjang 150 KM. Rabu pagi, Servo dan pihak investor lainnya melakukan acara pra Ground Breaking di desa Menanti, Muara Enim

Biasanya dari tambang, batubara diangkut menggunakan truk dan kereta api yang melewati jalan dan jalur umum. Dalam waktu dekat ini, hal itu bisa diatasi dengan dibangunnya jalur kereta api khusus batubara sepanjang 150 KM.

Perusahaan yang tergerak untuk menggarap proyek ini adalah Servo Railway. Dipastikan perusahaan akan membangun kereta api khusus mengangkut Batubara sepanjang 150 km di Sumatera Selatan. Widi Hartono, Komisioner Servo Railway mengatakan megaproyek ini akan melintasi setidaknya tiga wilayah di Sumatera Selatan seperti Kabupaten Muara Enim, Kabupaten Lahat, dan Kabupaten Ogan Ilir. Sedangkan pembangunannya sendiri akan dilaksanakan dalam dua tahap:

Tahap pertama berupa sistem jalur ganda (double track) yang ditargetkan beroperasi pada akhir tahun 2020 dan bakal ditingkatkan menjadi jalur ganda rangkap (double double track) dengan target beroperasi pada akhir tahun 2024.

“Untuk jalur gandanya akan menghabiskan dana sekitar Rp25 miliar setiap KM nya,” kata Widi, Rabu, 19 September 2018. Sementara untuk jalur Double-double trak bisa menghabiskan dana hingga Rp50 miliar per KM. Servo Railway menargetkan bisa mengangkut batubara milik perusahaan afiliasi sebanyak 50 juta ton pada tahun pertama operasi.

Jumlah tersebut secara bertahap akan ditingkatkan sesuai dengan kebutuhan energi batubara ke depan. Dengan jalur ganda rangkap, kapasitas angkut Servo Railway mampu mencapai 200 juta ton batubara per tahun.

Servo Railway merencanakan untuk dapat memulai konstruksi pembangunan proyek kereta api khusus batubara pada November 2018. Servo Railway mengadakan konsolidasi rencana pembangunan proyek kereta api khusus angkut batubara tersebut di Desa Menanti, Kecamatan Lubai, Kabupaten Muara Enim. Konsolidasi dilakukan dengan para calon kontraktor utama, subkontraktor, maupun vendor dari dalam dan luar negeri. Sebagai simbol kolaborasi, pada acara tersebut telah dipasang rel jalur ganda (double track) sepanjang satu kilometer.

Gubernur Provinsi Sumatera Selatan Alex Noerdin yang menyatakan Sumsel memiliki cadangan hingga 22.4 miliar ton atau 44 persen dari cadangan nasional. Dengan hadirnya mega proyek tersebut, Alex optimistis bisa menjadi produsen terbesar mengalahkan Kalimantan. Ia meminta Servo bisa memanfaatkan waktu sekitar 10-20 tahun kedepan ini sebelum berlaku kebijakan pengunaan energi baru terbarukan.

Ia meyakini nantinya Sumatera Selatan sebagai yang terdepan sebagai sumber energi nasional dengan produksi batubara yang bisa mencapai 250 juta ton per tahun. “Pemanfaatan batubara sebagai sumber energi nasional berpacu dengan waktu.”

Sementara itu Hendy Helmy, Kepala PT. Kereta Api Indonesia divisi regional III Palembang mengatakan proyek ini merupakan jawaban atas problem back log logistik batubara di Sumatera Selatan. Proyek kereta api khusus batubara ini diyakininya bisa menekan biaya operasional pengangkutan Batu Bara mulai dari TBM hingga ke Tarahan di Bandar Lampun. Menurutnya, proyek tersebut memotong jarak hingga 60 KM sehingga jarak tempuh bisa berkurang hingga tiga jam dari yang semestinya 12 jam. “Selain bisa memotong waktu tempu proyek ini juga bisa menambah kapasitas angkut,” katanya.

Servo Railway sebagai perusahaan swasta nasional didukung oleh tim maupun mitra kerja yang profesional dan berpengalaman dalam transportasi logistik batubara. Servo Railway membangun sistem transportasi batubara, from mine to port, yang efisien sehingga meningkatkan keberlanjutan industri batubara, khususnya di Sumatera Selatan.

Reporter : Hendrawan Muhammad Room

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Contact Us